11.1.16

Agama dan Masyarakat



1

11.      Agama

    Kita hidup didunia ini sedari kecil sudah diajarkan tentang pentingnya hidup beragama .Agama
sebagai mana kita yakini merupakan cara pandang mengenai kehidupan yang mencerminkan apa yang hendak dan baik dilakukan dan apa yang tidak serta bagaimana agama mengajarkan kepada kita tentang sang Pencipta. Agama juga merupakan tempat atau tujuan akhir selama kita hidup sehingga sebagaimana individu yang memegang erat agamanya akan menjadikan dirinya pribadi yang sebaik-baiknya. Agama juga akan muncul dalam organisasi sebagai perwujudan kolektivitas ekspresi nilai-nilai kemanusiaan.

22.      Agama didalam Masyarakat

   Did
alam masyarakat, agama bisa dianggap sebagai pedoman berperilaku yang menuangkan nilai-nilai yang baik sehingga menumbuhkan keteraturan dalam kehidupan bersosial. Agama sendiri dapat menciptakan kesatuan sosial yang terikat terhadap agamanya, bahkan juga berpengaruh kepada masalah keluarga, bernegara, konsumsi, produksi, hari libur, juga prinsip waris, dan masih banyak lagi.

   Namun harus kita ingat bahwa b
erbedanya latar belakang sosial dan agama juga dapat menyebabkan ketidaksesuaian kaidah dalam berkehidupan sehingga perlunya rasa persatuan yang ditegakkan demi terjaganya kerukunan antar umat beragama.      
   
33.      Fungsi Agama

Fungsi agama dalam pengukuhan moral, yakni agama memiliki kekuatan untuk memaksa secara istimewa, yang bila dilanggar maka oleh masyarakat akan diberikan hukuman yang bersifat duniawi. Dasar kerangka acuannya adalah hal-hal sakral.

Fungsi agama di bidang sosial adalah sebagai penentu, yang mana agama menciptakan ikatan bersama di antara anggota-anggota masyarakat maupun kewajiban-kewajiban sosial yang membantu mempersatukannya.

Fungsi agama dalam individu adalah sebagai penyedia sistem umum untuk mengarahkan aktivitasnya dalam masyarakat dan sebagai tujuan akhir pengembangan kepribadiannya.  

44.      Pelembagaan Agama

     Dengan kita yang sebelum hingga sekarang ini dimana kehidupan ini harus kita warnai dengan keagamaan maka diperlukan sebuah control dimana pihak tersebut dapat mengarahkan tentang bagaimana agama tersebut diterapkan
. Berawal dari ahli agama yang mengatasi permasalahan mengenai agama, maka sekarang munculah lembaga agama untuk mengelola dan mengatur hal-hal yang berkaitan dengan keagamaan. Selain itu dengan adanya lembaga agama akan berpengaruh pada keteraturan dan keserempakan dalam hidup beragama yang disesuaikan dengan keberagaman.

No comments:

Post a Comment