5.10.15

Individu, Keluarga, dan Masyarakat







INDIVIDU

Individu merupakan sebutan untuk perseorangan yang biasanya menunjukkan pribadi yang berbeda-beda. Individu juga merupakan unit terkecil pembentuk sebuah masyarakat. Sebuah individu akan memunculkan identitasnya dimana unit tersebut berpijak dalam kalangan masyarakat.

KELUARGA

Keluarga adalah sebuah kelompok kecil dalam sebuah masyarakat yang pada umumnya terdiri dari seorang ayah, ibu, dan anak, namun terkadang keluarga tidak hanya terdiri dari suatu himpunan yang memiliki hubungan darah. Keluarga merupakan media perkembangan seorang individu.

Berikut beberapa fungsi keluarga :
  • Fungsi Afektif
    Fungsi afektif adalah fungsi internal keluarga sebagai dasar kekuatan keluarga. Didalamnya terkait dengan saling mengasihi, saling mendukung dan saling menghargai antar anggota kelurga.
  • Fungsi Reproduksi
    Fungsi reproduksi adalah fungsi keluarga untuk meneruskan kelangsungan keturunan dan menambah sumber daya manusia.
  • Fungsi Sosialisasi
    Fungsi sosialisasi adalah fungsi yang mengembangkan proses interaksi dalam keluarga. Sosialisasi dimulai sejak lahir dan keluarga merupakan tempat individu untuk belajar bersosialisasi.
  • Fungsi Ekomomi
    Fungsi ekonomi adalah fungsi keluarga untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarganya yaitu : sandang, pangan dan papan. 
  • dan Fungsi Religius
    Keluarga juga berfungsi memperkenalkan agama atau keyakinan kepada ana-anak sejak mereka masih kecil.
    Orangtua wajib menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak mereka untuk bekal kehidupan setelah di dunia ini. Karena harus kita ingat bahwa tidak selamanya manusia hidup di dunia.

MASYARAKAT

Masyarakat adalah kumpulan manusia dimuka umum yang hidup bersama dalam menjalani kehidupan. Didalamnya terdapat tatanan kehidupan, aturan dan norma, serta adat istiadat yang dipegang oleh setiap anggota masyarakat.

Adapun kelompok-kelompok masyarakat, diantaranya:


  • Masyarakat Sederhana.
Dalam lingkungan masyarakat sederhana pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. Pembagian kerja berdasarkan jenis kelamin, nampaknya berpangkal tolak dari latar belakang adanya kelemahan dan kemampuan fisik antara seorang wanita dan pria dalam menghadapi tantangan-tantangan alam.
  • Masyarakat Maju / Industri.
Masyarakat maju memiliki aneka ragam kelomok sosial, atau lebih dikenal dengan sebuatan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai. Solidaritas didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompok-kelompok masyarakat yang telah mengenal pengkhususan. Otonomi sejenis, juga menjadi ciri dari bagian atau kelompok-kelompok masyarakat industri.


  •  Masyarakat non Industri.
Secara garis besar, kelompok nasional atau organisasi kemasyarakatan non industri, kebalikan dari masyarakat industri yang lebih mengutamakan Keberagaman dibandingkan pengkhususan.


HUBUNGAN INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT

Aspek-aspek diatas merupakan aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Ketiganya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Individu merupakan roda penggerak dari sebuah istilah masyarakat, dan keluarga merupakan sarana dimana sebuah individu berkembang. Jika salah satu dari ketiga aspek tersebut tidak berfungsi dengan baik, maka sebuah tatanan kehidupan hendaknya tidak berjalan lancar.

No comments:

Post a Comment